Kutipan

1. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang
2. Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa
3. Allah adalah Ilah yang bergantung kepada-Nya segala urusan
4. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan
5. dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia

1.Sesungguhnya Allah telah menciptakan Langit dan Bumi dan apa-apa yang ada diantara keduanya dengan tujuan untuk beribadah kepadaNya. Allah mengutus para Nabi dan Rasul untuk menyeru manusia kepada Tauhid dan Alquran kebanyakan berisi tentang Aqidah Tauhid dalam tiap-tiap surat-suratnya, dan menjelaskan bahaya Syirik bagi perorangan dan masyarakat. Syirik adalah alas an terhadap kehancuran hidup ini dan alasan kenapa Manusia kekal didalam Neraka selama-lamanya.

2. Sesungguhnya, para Nabi dan Rasul telah memulai dakwah mereka dengan seruan Tauhid, yang diperintahkan oleh Allah agar disampaikan kepada manusia. Firman Allah Subhanahu wa ta’ala :

“Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya: “Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku”. (Al Anbiyaa’ : 21)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam tinggal di Makkah selama 13 tahun menyeru kaumnya untuk mentauhidkan Allah, dan hanya mengibadahi Allah, tanpa mempersekutukanNya dengan sesuatu apapun.

Firman Allah Subhanahu wa ta’ala : “Katakanlah: “Sesungguhnya aku hanya menyembah Tuhanku dan aku tidak mempersekutukan sesuatupun dengan-Nya” (Al Jin : 20)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bahkan mengajarkan kepada Sahabat Beliau yang tergolong masih anak-anak, yaitu anak pamannya, Abdullah bin Abbas radhiallahu ‘anhu : “Jika engkau meminta, maka mintalah kepada Allah, jika engkau meminta pertolongan maka mintalah pertolongan kepada Allah” [Hasan Sahih, HR Tarmidzi) Tauhid seperti inilah yang diajarkan Islam, segala sesuatu diluar ini maka tidaklah akan diterima oleh Allah.

3. Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam mengajarkan kepada Sahabat-sahabat beliau untuk memulai dengan Tauhid jika menyeru kepada manusia, Beliau Shallallahu ‘alaihi wa salam berkata kepada Muadz Bin Jabal ketika mengirimnya ke Yaman : “Maka jadikanlah hal pertama yang engkau seru kepada mereka adalah, bahwa tidak ada sesuatu apapun yang berhak diibadati kecuali Allah” [HR Bukhari dan Muslim]

4. Tauhid terangkum dalam kalimat bahwa “ Tiada Illah yang berhak disembah kecuali Allah, dan Muhammad adalah Rasulullah”. Hal ini berarti bahwa segala bentuk peribadatan hanya ditujukan kepada Allah, dan tidak ada bentuk peribadatan kecuali apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam.

5. Kaum Kafir Quraisy menawarkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam Harta, tahta dan wanita agar beliau meninggalkan seruan beliau yang menyeru Tauhid kepada kaum mereka. Tapi semua itu Beliau Shallallahu ‘alaihi wa salam tolak dengan tegas. Sehingga akhirnya dengan pertolongan Allah, maka Makkah bisa ditaklukkan. “Dan katakanlah: “Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap”. Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.” Al Israa’ : 81) 6. Seorang Muslim memulai hidupnya dengan Tauhid, dan mengakhirinya dengan Tauhid pula. Maka dia wajib menghiasi hari-hari dalam kehidupannya akan Tauhid. Semoga kita termasuk orang-orang yang mengakhirinya hidup didunia ini dengan kalimat Laa ilaaha illallah. Amin Wallahu ta’ala a’lam

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: